waktu ideal memasarkan proyek properti

Waktu Ideal Memasarkan Proyek Properti

Waktu Ideal Memasarkan Proyek Properti – Saat Anda baru mulai berbisnis properti, mugkin salah satu hal yang menjadi kebingungan adalah kapankah waktu ideal memasarkan proyek properti?

Jika Anda bingung cobalah baca artikel ini sampai akhir untuk mendapatkan jawabannya.

1. Perizinan

Untuk melakukan pemasaran proyek perumahan tentunya bisa dimulai saat perizinan proyek sudah selesai diurus.

Perizinan proyek ini maksudnya adalah IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang sudah diterbitkan.

IMB sendiri didapatkan setelah melalui proses perizinan yakni Izin Lokasi (IL) hngga disahkannya siteplan.

2. Persiapan lokasi

Selain perizinan tentunya alangkah lebih baik lagi jika pemasaran dilakukan setelah ada pengerjaan persiapan lokasi.

Setidaknya sudah ada pula beberapa pekerjaan seperti peralatan lokasi, pembangunan jalan kaveling, gerbang proyek dan sebagainya.

Hal ini karena lokasi yang sudah dipersiapkan, akan menambah keyakinan konsumen

3. Ready stock

Saat ideal untuk pemasaran rumah adalah menjual proyek ketika unit telah terbangun.

Meski demikian hal ini memiliki sejumlah kekurangan dan kelebihan.

Terkadang, developer memilih menyediakan properti yang tidak ready stock karena mengingat banyaknya modal yang dibutuhkan saat proyek dimulai.

Risiko rugi pun juga menjadi lebih besar ketika nantinya proyek tidak kunjung terjual dalam waktu yang lama.

Tapi jangan lupa menjual properti ready stock akan memberi keuntungan tersendiri karena nantinya lebih mudah untuk meyakinkan konsumen saat barang sudah siap.

4. Jual unit dengan inden

Selain menjual unit ready stock, cobalah untuk juga menjual unit sebelum bangunannya didirikan.

Kelebihannya developer tak butuh uang banyak karena pembangunan bisa memakai uang konsumen. Apalagi jika konsumen membeli dengan sistem bayar tunai.

Akan tetapi jika ini dilakukan biasanya susah untuk meyakinkan konsumen.

5. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan tersendiri beli rumah ready stock maupun yang inden.

Jika beli rumah dengan cara membeli rumah yang sudah siap maka pembeli dapat langsung melihat rumah mereka.

Selain itu jika pembelian dilakukan dengan pemanfaatan KPR maka kreditur akan mudah menyetujui pembiayaan.

Hal itu karena sudah dapat dilihat dan dinilai objek yang dijadikan jaminan.

Akan tetapi kekurangan bagi konsumen, adalah mereka tak dapat melakukan pengawasan pembangunan.

Sehingga mereka tidak akan tahu apa saja material yang dipakai sehingga mereka hanya mendapatkan informasi dari developer.

 

Baca Juga: Cara Mendapatkan Pembeli Properti

 

Adapun jika membeli rumah inden kelebihannya konsumen bisa melihat langsung bagaimana proses pembangunan rumahnya.

Mereka juga dapat mengawasi mutu pengerjaan dan materialnya.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut Anda dapat mulai menentukan kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk mulai melakukan pemasaran properti.

6. Waktu liburan

Beberapa orang mempercayai waktu liburan adalah waktu terbaik untuk menjual rumah. Seperti misalnya ketika waktu libur Hari Raya Idul Fitri.

Kalau di Indonesia Hari Raya Idul Fitri adalah saat orang-orang kota banyak pulang ke desa.

Jika lokasi properti Anda di desa, ini saat terbaik bagi anda memasarkan properti.

Hal itu karena orang yang pulang ke desa mungkin saja telah sukses di kota dan terpikirkan untuk memiliki investasi di desa.

Waktu seperti ini paling pas untuk menngencarkan promosi baik online ataupun offline.

Waktu terbaik untuk menjual rumah dipercaya juga akan terjadi sekitaran bulan April dan Mei.

Hal ini mungkin bisa dicoba. Terutama saat Mei, yang merupakan pertengahan tahun umumnya akan mencapai puncak untuk penjualan rumah.

waktu ideal memasarkan proyek properti

7. Tren

Saat ada tren orang-orang berinvestasi dengan membeli rumah maka saat inilah waktu terbaik untuk memasarkan properti.

Perlu diketahui, tren membeli properti umumnya muncul saat kondisi ekonomi negara sedang sangat baik.

Akan tetapi terkait tren Anda dapat pula menciptakannya sendiri.

Menciptakan tren rumah misalnya Anda bisa menggiring terwujudnya tren semacam ini dengan menyusun stratefi penciptaan tren melalui para influencer.

Misalnya membayar mereka seolah memang masa-masa tertentu adalah waktu untuk berinvesatasi rumah. Nah nantinya jelaskan para influencer ini melakukaninvestasi properti di tempat Anda.

 

Baca Juga: Cara Meningkatkan Kinerja Tim Marketing Properti

 

8. Saat ekonomi lemah

Walaupun saat ekonomi bergairah adalah waktu yang tepat untuk menjual properti, akan tetapi tampaknya saat ekonomi lemah hal ini bisa menjadi peluang.

Pasalnya bisa saja pesaing-pesaing Anda tengah menghentikan proses pemasaran maupun produksinya.

Sehingga Anda dapat mengambil kesempatan itu.

Selain itu, saat ekonomi lemah biasanya bagi sebagian orang ;ain kondisi ini tidaklah selemah itu.

Ada beberapa orang yang justru ekonominya memuncak saat yang lain umumnya melemah.

Saat seperti inilah mereka ingin berinvestasi.

Maka cobalah untuk memetakan siapa saja yang saat ini tengah memiliki ekonomi yang menguntungkan.

Setelah itu sasarlah mereka untuk menjadi pembeli.

Cara ini membutuhkan kecermatan dan kejelian. Serta pengalaman selama beberapa tahun.

Yang pasti memang ada waktu terbaik untuk menjual properti, namun tentu saja rejeki orang siapa yang tahu.

Jadi sepertinya Anda bisa mencobanya. Seperti sekarang ini saat kondisi pandemi. Menjual properti bisa menjadi waktu ideal kalau Anda menemukan pasar yang memang ideal.

 

1 komentar untuk “Waktu Ideal Memasarkan Proyek Properti”

  1. Ping-kembali: Apa Itu Townhouse? » Properti Soloraya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *