developer properti di solo

Developer Properti di Solo: Pilihan Terbaik untuk Anda!

Developer Properti di Solo – Banyak yang harus Anda pahami terlebih dahulu sebelum memutuskan menjadi developer properti di Solo. Mengapa? Jelas, karena tujuannya adalah supaya Anda siap mental menghadapinya karena mungkin saja kondisi sebenarnya tidak seperti yang Anda harapkan.

Yah, namanya juga kehidupan. Kadang berjalan dengan baik, kadang enggak. Jadi ya …. wajar lah, ya ….

Artikel ini kami turunkan, karena kami yakin Anda sudah mencoba menjadi developer properti namun sampai saat ini belum juga memiliki proyek karena berbagai alasan.

Nah, bagi Anda yang mencari panduan lengkapnya untuk menjadi developer properti baikan developer properti yang biasa maupun developer properti syariah di Solo, berikut ini beberapa tips penting yang bisa Anda jadi inspirasi.

 

Developer Properti di Solo Adalah …

Sebelum ngomongin jauh tentang developer properti, yuk kita kulik dulu, sebenarnya siapa sih developer properti itu ….

Seorang developer properti merupakan profesi yang bertugas untuk mengembangkan sebuah bisnis properti. Oleh sebab itu, profesi ini wajib mempunyai pengetahuan yang mendelam di bidang penjualan dan pemasaran dan segala tetek-benget tentang dunia perpropertian.

Hal ini diperlukan supaya ia dapat mengetahui strategi yang tepat untuk:

  • meningkatkan jumlah properti;
  • bertanggung jawab dalam pembangunan properti; dan
  • meningkatkan nilai penjualan properti.

Untuk itu, ia juga memerlukan kemampuan negosiasi dan persuasi yang baik agar dapat mempengaruhi orang lain untuk membeli properti yang ditawarkan.

Dengan kata lain, bukan sekadar memiliki wawasan dan kepintaran, akan tetapi juga harus memiliki kemampuan di bidang negosiasi.

Nah, khusus untuk permasalahan tersebut, kami juga akan memberikan tipsnya untuk Anda.

Tenang, tidak usah bingung.

Seorang developer properti juga harus punya kemampuan koordinasi yang baik karena pembangunan sebuah properti melibatkan banyak pihak, seperti arsitek, kontraktor, hingga pemerintah setempat.

 

Cara Menjadi Developer Properti di Solo

Baiklah, sekarang Anda sudah mengerti siapa itu developer properti dan apa peran pentingnya dalam pengembangan bisnis properti di kota Solo.

Sekarang, kita akan membahas bagian pentingnya, yakni bagamana sih cara menjadi developer properti di Solo?

 

1. Temukan Mentor yang Berkualitas

Apa sih maksudnya mentor yang berkualitas? Memangnya apa pentingnya?

Begini. Mentor itu kan maksudnya adalah pembimbing. Nah, jika Anda sangat ingin terjund di bidang developer properti di Solo, maka kehadiran mentor sangat diperlukan sebagai tempat belajar dan berkonsultasi dalam menjalankan bisnis.

Memangnya kenapa gitu?

Jelas, karena para mentor bisnis tentu telah melalui perjalanan panjang di bisnisnya, alias pahit dan getir sudah dialami.

Jadi, Anda bisa belajar banyak pengalaman dari beliau.

 

mentor berkualitas bisnis properti

 

Dengan memiliki mentor, sejatinya nanti Anda akan bisa berkonsultasi dalam pengambilan keputusan, baik di:

  • awal pada tahap studi kelayakan;
  • pada saat pelaksanaan proyek;
  • dan yang lebih penting adalah nasihat mentor pada saat situasi tidak sesuai dengan perencanaan.
  • karena seorang mentor mungkin saja sudah mengalami situasi seperti yang sedang Anda alami. Dengan demikian dia akan memberikan advice sesuai dengan pengalaman empirisnya.

Itulah gunanya mentor.

Jika Anda memiliki mentor yang tepat maka prosentase keberhasilan Anda menjadi lebih besar, karena kecenderungannya mentor yang sukses juga menghasilkan orang yang sukses.

 

2. Mampu Membuat Perencanaan Lahan

Pada tahap ini, intuisi Anda sebagai pebisnis diuji dengan begitu cepatnya.

Perencanaan lahan yang cepat dan tepat dibutuhkan jika Anda akan mengakusisi tanah dengan luasan yang tidak terlalu besar.

Bayangkan nih ya …. ketika Anda banyak mendapatkan penawaran lahan dan setiap lahan membutuhkan perencanaan.

Akan jadi sangat berabe, jika Anda tidak bisa membuat perencanaan proyek sendiri alias Anda membutuhkan orang lain untuk melakukannya.

Risikonya tentu saja Anda harus membayar uang jasa kepada mereka.

Tetapi ini tidak berlaku jika Anda memiliki alokasi biaya untuk membuat perencanaan. Tinggal serahkan perencanaan kepada konsultan perencana, perencanaan proyek Anda beres.

 

3. Rugi Itu Biasa

Rugi itu bukanlah hal yang jauh dari seorang developer properti. Jangan termakan ilusi dan kata-kata orang-orang bahwa developer properti itu kelihatan sukses dan kaya raya.

Yang sukses yang sukses.

Yang rugi ya rugi.

Dan jumlah yang rugi banyak. Sangat banyak.

Wajar, karena sesungguhnya tidak ada bisnis yang tidak beresiko kerugian.

Contoh mudah yang bisa Anda cermati adalah banyaknya proyek perumahan yang minta di-takeover dengan berbagai alasan. Salah satu penyebabnya, mungkin saja proyek tersebut merugi sehingga pemilikya tidak sanggup lagi melanjutkan.

 

bisnis properti jangan takut rugi

 

4. Manfaatkan Dukungan & Modal dari Orang Lain

Bagi Anda yang sudah ‘nekad’ ingin menekuni bisnis developer properti di Solo, tetapi tidak memiliki cukup uang untuk memulainya maka Anda bisa memanfaatkan:

  • tanah orang lain;
  • modal orang lain;
  • pengalaman orang lain; dan
  • tenaga orang lain.

Setelah mendapatkan tanahnya, Andapun masih kesulitan untuk membiayai pelaksanaan proyek karena modal Anda yang terbatas.

Tetapi kondisi ini bisa Anda atasi dengan mengajak pemilik uang atau investor untuk membiayai proyek Anda.

Tentu saja nanti bagi hasil dari keuntungan proyek. Simpel, kan?

Apa contoh memanfaatkan tenaga orang lain?

Contohnya, untuk mendisain Anda tidak perlu jago desain karena Anda bisa menyerahkan kepada arsitek. Untuk membangun Anda bisa serahkan kepada kontraktor atau tunjuk mandor saja juga bisa.

Untuk pemasaran Anda bisa menyerahkan kepada ahli marketing, begitu juga untuk mengurus legalitas Anda tinggal menyerahkan urusan ini kepada bagian legal atau langsung ke Notaris.

Sudah jelas, ya, strateginya?

Intinya, jadilah developer properti yang berintegritas. Akan banyak sekali yang mau untuk bekerja sama dengan Anda.

 

5. Analisis SWOT

Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri penting untuk memulai bisnis developer properti di Solo.

Jika Anda bisa membaca potensial diri, maka Anda bisa memanfaatkan kelebihan dalam diri Anda untuk memulai. Satu hal yang penting adalah Anda harus memanfaatkan kelebihan ini menjadi satu hal yang positif.

Banyak cara untuk Anda untuk belajar tentang menjadi developer properti di Solo, seperti dengan membaca buku-buku, membaca di blog atau website yang membahas tentang properti.

 

BACA:  Cara Bernegosiasi Pembayaran Tanah

 

6. Networking

Networking inilah yang menjadi leverage Anda untuk bisa menjadi developer properti di Solo. Dengan adanya mitra maka sumber daya yang menjadi kekurangan Anda bisa dipenuhi oleh mitra Anda. Jika Anda tidak punya uang maka mitra yang Anda cari adalah orang yang punya uang. Sesederhana itu.

Jadi untuk menjadi developer properti di Solo Anda tidak harus kaya dulu, perkara proyek butuh uang besar iya, tapi uang untuk modal itu bisa saja bukan uang Anda tetapi uang mitra Anda.

Ketika Anda ingin menjadi developer properti di Solo, wajib hukumnya agar Anda memiliki hubungan baik dengan banyak orang, di antaranya dengan broker, arsitek, notaris, instansi terkait, lembaga pembiayaan dan lain-lain.

Sangat penting untuk Anda selalu bisa menjaga hubungan yang baik dengan broker, terutama adalah broker tanah yang memang selalu memberikan penawaran tanah pada Anda.

Karena biasanya sumber informasi tanah lebih banyak datang pada broker karena memang ini adalah pekerjaan mereka.

Dengan notaris Anda perlu menjaga hubungan baik karena setiap transaksi ataupun perikatan perdata selalu butuh notaris. Dengan adanya hubungan baik notaris akan selalu siap sedia membantu Anda.

Misalnya untuk pengecekan keabsahan legalitas suatu lahan, mempercepat transaksi, dan lain-lain.

Dengan instansi terkait Anda juga perlu menjaga hubungan baik sehingga pekerjaan yang berhubungan dengan instansi tersebut bisa berjalan lancar sesuai perencanaan.

Instansi yang berhubungan dengan seorang developer properti di Solo adalah pemerintah daerah, ini terkait dengan perijinan, kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ini terkait kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan properti.

Dengan lembaga pembiayaan seperti bank, Anda perlu menjaga hubungan baik sehingga ketika Anda lebih mudah jika suatu saat membutuhkan pembiayaan.

Selanjutnya adalah Anda harus menjaga hubungan baik dengan aristek. Biasanya jika Anda memiliki hubungan baik dengan arsitek, desain proyek bisa Anda dapatkan dengan harga yang lebih murah. Atau cara membayar desain yang bisa dinegosiasikan.

 

bisnis properti tidak laku

 

Mengapa Properti di Solo Tidak Laku?

Sering PropertiSoloraya.com menjumpai developer properti di Solo yang mengeluhkan penjualannya tidak sesuai dengan harapan. Semua yang ditargetkan tidak tercapai. Akibatnya kelangsungan proyek terancam. Akibat yang paling jelek yaitu proyek mangkrak dan minta di-take over.

 

1. Desainnya Tidak Menarik

Kemungkinan pertama adalah desainnya yang tidak menarik bagi konsumen. Ya … jangankan bagi konsumen, bagi kita sendiri yang melihatnya pun desain dari brosur tersebut betul-betul kelihatan kuno dan ketinggalan zaman.

Aartinya, tidak ada di dari konsumen untuk berselera melihat produk properti kita dalam format desain di dalam brosur.

Itulah mengapa, kita harus memperhatikan aspek ini.

Jadi ketika membuat brosur atau tools marketing lainnya pastikan desainnya menarik dan foto-fotonya bagus, pemilihan font-nya modern dan lain sebagainya.

Penuhi dulu komposisi atau unsur-unsur desain yang bagus.

Dengan begitu, konsumen akan percaya bahwa kita adalah penyelenggara atau penyedia properti yang profesional.

Hal ini merupakan tantangan bagi para marketer untuk memilih designer atau studio desain di Solo yang betul-betul bisa memberikan gambar yang bagus dan menghasilkan brosur yang bisa menari calon pelanggan.

Bahkan, kita harus punya prinsip bahwa jangan sampai brosur kita itu dibuang oleh mereka yang memegangnya karena saking bagusnya.

 

2. Model Pembayaran yang Kaku

Selain desain sebenarnya ada hal lain yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli, yaitu cara bayar yang bisa mengakomodir kondisi keuangan konsumen.

Dalam pemasaran properti, apalagi pada saat kondisi pasar properti sedang mengalami penurunan, kreatifitas amat penting perannya. Salah satu kreatifitas tersebut adalah merekayasa cara bayar konsumen (payment engineering).

 

3. Strategi Marketing yang Kuno

Strategi marketing yang kuno memang akan sangat berpengaruh kepada produk properti Anda.

Bagaimana tidak?

Sekarang adalah eranya era internet.

Pertama kali yang akan dilakukan oleh calon konsumen Anda tentu adalah mencari informasi produk properti Anda lewat internet.

Jjika lewat internet mereka tidak mendapatkan informasi yang mereka dapatkan atau bahkan mereka tidak menemukan produk Anda di internet, tentu mereka tidak akan mengetahui di mana produk Anda berada.

Itulah mengapa dituntut strategi pemasaran yang tidak kuno alias harus menyesuaikan dengan keadaan zaman sekarang.

Untuk itu bagi Anda para developer property manfaatkanlah internet semaksimal mungkin agar calon konsumen Anda semakin banyak dan tahu bahwa produk properti Anda itu ada.

Tak usah khawatir jika tidak sanggup melakukannya sendiri Anda sebagai developer property bisa menyerahkannya kepada orang yang memang ahli dalam hal pemasaran properti di internet seperti penyedia jasa digital marketing di kota Solo yang tepercaya.

analisis harga tanah properti

 

Cara Menganalisis Harga Tanah yang Layak untuk Dijadikan Properti

Menganalisis harga tanah merupakan pekerjaan krusial dan langkah awal yang harus Anda kuasai ketika akan mengakuisisi lahan.

Karena harga merupakan salah satu pertimbangan utama dalam menilai kelayakan tanah untuk dijadikan proyek properti, di samping kondisi fisik, legalitas dan kondisi lainnya tentu saja.

Suatu bidang tanah tidak layak untuk diakuisisi jika harganya lebih tinggi dibanding harga wajarnya walaupun lokasinya bagus, bentuk tanah dan fisiknya juga bagus, tanahnya sudah bersertifikat dan tidak ada sengketa.

 

1. Menjadi Detektif Pasar

Cara selanjutnya adalah dengan menjadi detektif atau menjadi agen intelijen untuk produk pesaing. Caranya bisa Anda lakukan dengan mengunjungi langsung lokasi kompetitor dan kemudian Anda melihat brosurnya di sana Anda akan mendapatkan harga dan juga jenis spesifikasi material yang kompetitor gunakan.

Sebetulnya, akan lebih baik lagi jika Anda juga sempatkan diri untuk mengobrol dengan tim marketing-nya untuk mengetahui apakah penjualan mereka lakukan laku keras atau bagaimanakah respons dari pasar dan apa saja pola pemasaran kreatif yang sedang mereka lakukan agar produk mereka bisa laku.

Jika penjualan bagus artinya ya masih ada peluang untuk masuk di pasar yang sama tetapi jika penjualan mereka jelek Anda harus berpikir ulang untuk mendirikan proyek properti di tempat yang dekat dengan lokasi tersebut.

Misalkan Anda sudah melihat lebih dari 5 tahun dan tidak semua unit properti mereka bisa terjual habis tentu saja ini menjadi gambaran yang buruk bahwa lokasi mereka kurang strategis dan pola marketing mereka kurang asyik.

Oleh karena itu, Anda bisa memilih tempat lain dan juga konsep marketing lain untuk dijalankan.

 

BACA:  4 Tips Membeli Rumah Second di Solo: Penting Banget!

 

2. Mainkan Juga Jurus ATM. Amati, Tiru dan Modifikasi

Jurus yang ketiga ini adalah ATM atau singkatan dari amati tiru dan modifikasi. Tidak usah malu menggunakan jurus ini karena sesungguhnya negara Jepang juga menggunakan jurus ini untuk membangun industri di negaranya.

Jadi, Anda pun sebetulnya tidak apa-apa ketika menggunakan jurus ini. Bahkan, jurus ini termasuk jurus sakral yang cenderung berhasil dan sudah dibuktikan oleh banyak orang.

Gimana sih prinsipnya dari jurus ATM atau amati tiru dan modifikasi dalam bisnis properti ini?

Adalah dengan mengamati produk-produk yang laku, lalu Anda menambah sedikit kreativitas agar Anda memiliki value added dan produk Anda menjadi lebih dibutuhkan oleh calon konsumen Anda.

Misalnya nih begini. Jika ada perumahan yang tidak laku karena desainnya tidak disukai konsumen, ya udah jangan ditiru. Akan tetapi, jika ada perumahan yang berdesain minimalis dan disukai banyak konsumen ya udah tinggal ditiru dan ditambahi pola marketing kreatif agar makin laris.

Contoh lainnya adalah jika ada perumahan yang harganya di atas 700 juta dan kemudian sulit sekali lakunya, maka Anda harus bisa bermain di harga yang lebih cantik misalkan di harga 550 juta dan Anda melakukan marketing yang kreatif agar produk Anda bisa laku keras.

Akan tetapi, ada juga kaidah bahwa dalam berjualan hanya ada dua pilihan jualan dengan harga rendah sekalian atau berjualan dengan harga paling premium sekalian.

Jangan pernah berjualan dengan harga yang nanggung karena Anda akan mendapatkan calon pelanggan yang juga nanggung. Oleh karena itu, jika menyasar target market Pilihlah yang murah sekalian atau yang mahal sekalian.

 

***

 

Demikian pembahasan mengenai developer properti di Solo, developer properti syariah di Solo, dan segala hal tentang developer properti Indonesia. Selamat bergabung di Properti Soloraya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *