cara memasarkan properti

10+1 Cara Memasarkan Properti yang Pasti Berhasil!

Cara Memasarkan Properti – Sebenarnya, memasarkan properti bisa dilakukan secara offline dan juga bisa secara online. Cara terbaik tentu saja adalah dengan menggabungkan keduanya.

Nah, kalau pemasaran secara offline nggak jauh-jauh dari beriklan di media cetak, seperti dengan cara membuat marketing tools yang sifatnya bisa dipegang alas fisik, baik berupa:

  • brosur
  • pamflet
  • leaflet
  • baliho
  • spanduk
  • dan lain sebagainya.

Intinya sih …. mengomunikasikan produk-produk kita kepada khalayak dengan media atau secara langsung.

Adapun pemasaran dengan media online, produk dipasarkan melalui internet, baik dipasarkan dengan melisting di portal jual beli properti atau property marketplace sites, selain itu bisa juga dengan membuat website khusus dengan memanfaatkan beberapa pola digital marketing.

Hah, maksudnya bagaimana?

Membuat website khusus pun masih ada pilihan yaitu dengan membuat di situs gratisan atau yang berbayar.

Website khusus itu ya seperti website PropertiSoloraya.com ini. Kalau akhirannya .com atau .id berarti berbayar. Akan tetapi, kalau akhirannya wordpress.com atau blogspot.com, itu artinya dia gratisan.

Saran kami, ya tentu saja yang berbayar saja.

Seperti website yang sudah kami buat ini, di mana memang ditujukan untuk membahas segala hal tentang ilmu properti dan juga tentang peluang properti di Soloraya.

Intinya banyak sekali sumber daya yang bisa kita manfaatkan untuk memasarkan properti. Mari kita lihat satu-per satu….

1. Jualan Properti dengan Cara Sebar Brosur

Ini merupakan cara lama. Lama banget malah. Akan tetapi, hingga detik ini ya masih efektif juga. Cara memasarkan properti dengan membuat brosur seperti menjadi membaca kitab suci bagi umat beragama, hukumnya wajib.

Brosur merupakan media yang sangat praktis untuk mengkomunikasikan tentang produk kita kepada konsumen. Memang sih terkadang ada developer yang out of the box yang nggak menggunakan brosur dalam pemasaran produknya, akan tetapi yang berani seperti ini nggak seberapa.

Jadi, kalau kamu adalah tipikal marketer yang nggak begitu pemberani, membuat brosur masih menjadi pilihan yang masuk akal.

2. Jualan Properti dengan Cara Bikin Spanduk, Baliho, Billboard

Spanduk, baliho dan billboard juga merupakan marketing tools yang wajib bagi seorang developer.

Malahan …. terasa hambar jika perumahan yang sedang dipasarkan tanpa dilengkapi spanduk dan kawan-kawannya. Media promosi ini berguna lebih untuk memberikan pesan kepada masyarakat bahwa ada perumahan yang sedang dipasarkan, karena media ini merupakan media outdoor, di tengah keramaian.

Jadi …. ya cara ini masih tergolong sangat efektif. Cuman memang membutuhkan biaya yang nggak sedikit ….

3. Jualan Properti dengan Cara Bikin Umbul-Umbul

Umbul-umbul juga merupakan media promosi out door. Perbedaan dengan spanduk, baliho dan billboard hanyalah pada desain dan penempatan.

Jika spanduk, baliho dan billboard bisa berlokasi di mana saja, maka umbul-umbul ditempatkan di lokasi proyek.

Kesan yang ingin ditimbulkan dengan pemasangan umbul-umbul ini adalah suasana yang meriah dan memberikan pesan bahwa proyek betul-betul ada dan sedang berjalan.

4. Jualan Properti dengan Cara Bikin Event Pameran

Pameran bisa dibuat di lokasi keramaian seperti pasar, mall atau kantor tertentu yang sudah ditetapkan sebagai target market.

5. Direct Selling

Merupakan penawaran langsung kepada pangsa yang dituju. Direct selling bisa dilakukan dengan mengundang calon konsumen dengan surat resmi bisa juga dengan mendatangi target secara langsung dan minta ijin mempresentasikan produk kita.

Sesuai dengan arti katanya bahwa penjualan dengan direct selling adalah penjualan secara langsung kepada target market yang dituju.

Intinya sih, direct selling bisa dilakukan dalam bentuk presentasi kepada beberapa calon konsumen, penawaran satu demi satu atau mengirim surat penawaran atau undangan langsung.

Contoh yang dilakukan dengan metode ini adalah:

Presentasi. Dilakukan jika Anda memasarkan kepada sekumpulan orang, seperti anggota organisasi, pagawai suatu kantor pemerintah atau swasta, jamaah pengajian, dan lain-lain.

Sebelum presentasi diadakan tentu ada langkah-langkah persiapan, seperti mengajukan penawaran presentasi kepada pimpinan rombongan atau siapa pun yang dapat mengumpulkan massa.

Jika target pasar berupa pegawai bisa dilakukan dengan cara mengirimkan penawaran kepada instansi tempat mereka bekerja.

Presentasi Langsung. Lain halnya dengan penawaran langsung di mana penawaran ini dilakukan secara langsung kepada orang yang dituju. Presentasinya nggak perlu secara formal, sambil ngobrol-ngobrol pun bisa kok.

Misalnya perumahan yang Anda bangun nggak jauh dari pasar, maka target pasar yang dituju adalah para pemilik toko yang ada di pasar. Jika target pasar Anda adalah karyawan pabrik, maka bisa juga Anda lakukan penawaran langsung ke tempat para pekerja biasa ngumpul.

Jika lokasi perumahan Anda berada di dekat kampus, maka Anda bisa melakukan penawaran secara langsung kepada dosen-dosen atau kepada orang tua mahasiswa yang kuliah di kampus tersebut.

Ingin tahu bagaimana mencari orang tua mahasiswa? Incar mereka pada saat ada acara silaturrahmi antara kampus dan orang tua mahasiswa. Begitu juga jika lokasi perumahan ada dekat rumah sakit maka penawaran langsung bisa Anda lakukan kepada dokter-dokter atau karyawan di rumah sakit tersebut.

Surat. Penawaran juga bisa Anda lakukan dengan cara mengirimkan surat penawaran kepada orang yang dituju. Jika penawaran dilakukan dengan cara ini maka dalam surat penawaran tersebut harus memuat informasi awal tentang perumahan Anda, nggak perlu detil, cukup berupa brosur standar.

Surat penawaran sebaiknya langsung tertuju kepada si calon konsumen dengan menulis namanya secara benar, dengan demikian si penerima merasa dihargai dengan adanya personal touch tersebut.

Dengan begitu penawaran Anda nggak seperti penawaran acak atau spam. Siapa pun nggak senang menerima pesan spam kan?

6. Posting Saja yang Sporadis di Media Sosial

Facebook merupakan media sosial gratisan yang diperbolehkan kita memposting apa pun dan kapan pun. Bergabunglah di grup-grup WhatsApp bisnis atau grup apa pun dan posting di situ.

Selain dengan FB beriklan dengan memanfaatkan WhatsApp juga memberikan dampak yang bagus.

Jika ada yang tertarik maka teman tersebut akan menanyakan yang distatuskan. Lebih ekstrim lagi kirim pesan broadcast kepada seluruh kontak kita tiap hari.

Jika ada yang nggak suka dan merasa terganggu dengan pesan broadcast Anda, paling dia hanya delete contact Anda, selain itu nggak ada kerugian kita. Jadi, nggak ada salahnya dicoba dan diperjuangkan ya ….

7. Jualan Properti dengan Email Marketing

Mirip-mirip dengan beriklan di media sosial, beriklan dengan email adalah menawarkan produk kita secara langsung melalui email. Tentu saja Anda harus memiliki alamat email tujuan terlebih dahulu.

Bagaimana caranya agar kita mendapatkan email dari calon konsumen?

Cara yang paling mudah adalah dengan cara membuat lead magnet dan meminta visitor untuk mengisi form berisi nama, alamat email, dan bahkan nomor WA.

Lead magnet itu seperti ebook gratis dan lain sebagainya sebagai ganti dari visitor menyetorkan datanya.

Setelah itu, kirimkan newsletter secara berkala jika mereka bersedia mengisikan alamat emailnya.

cara memasarkan properti

8. Blog dengan Optimasi SEO

Membuat blog merupakan cara efektif untuk memasarkan produk kita. Dampaknya luar biasa karena memberikan kesan profesional ketimbang di platform gratisan yang terkesan murahan. Ibaratnya punya toko sendiri dibandingkan dengan numpang di toko orang lain.

Setelah itu, optimasi dengan SEO. Bila Anda di Solo dan membutuhkan jasa SEO di Solo, segera saja hubungi ENXYCLO DIGITAL AGENCY.

Kecenderungan pencari di internet, mereka akan membuka website yang berada di posisi teratas lebih dulu, jika merasa belum menemukan yang mereka cari maka mereka mencari lagi pada website yang tampil di bawahnya, paling banyak hanya tiga teratas yang akan dilihat.

Jadi, pastikan website kamu keren dan memiliki SEO yang bagus. Intinya, kalau pusing, serahkan saja kepada Enxyclo, deh.

 

BACA:  7 Cara Meningkatkan Kinerja Tim Marketing Properti

 

9. Beriklan di Google Adwords (GA)

Jika memposting di medsos merupakan cara praktis untuk memasarkan produk kita kepada orang yang menjadi kontak kita, maka beriklan dengan GoogleAdwords adalah beriklan kepada khalayak ramai berupa pengguna internet yang sesuai dengan target pasar yang dituju.

GA adalah jenis iklan yang menerapkan metode pay-per-click (PPC), bayar per-klik. Jadi kita akan ditagih simbah kalo ada yang klik iklan kita. Anda harus menyiapkan anggaran khusus untuk beriklan di GA.

10. Beriklan di Facebook & Instagram Ads

Beriklan di Facebook Ads merupakan salah satu cara memasarkan produk kepada target yang dituju. Pengaturan iklan di FB memungkinkan iklan kita hanya tampil pada orang dengan kriteria tertentu, misalnya kriteria target market kita adalah orang yang berumur 40 tahun sampai dengan 65 tahun.

Dengan demikian iklan nggak tampil kepada orang yang berusia di luar yang dituju. Anak-anak alay yang berumur belasan tahun nggak bisa melihat iklan kita, dengan demikian iklan terhindar dari klik yang nggak perlu secara FB Ads juga menerapkan PPC dalam program periklanannya.

11. Beriklan di Website Jual Beli Properti

Cara ini gampang sekali karena si pemilik website sudah menyiapkan mekanisme untuk beriklan, termasuk syarat-syarat pelayanan. Ada yang menerapkan membership yang berbayar ada juga dengan keanggotaan gratis. Search saja di internet, Anda akan menemukan banyak sekali website jual-beli properti.

***

Jika dieksplor lebih jauh tentu masih banyak strategi lain yang bisa diaplikasikan karena pemasaran bersifat universal. Kita boleh menggunakan cara dan tools apa pun karena pada dasarnya memasarkan adalah mengkomunikasikan produk kita kepada calon pembeli sebanyak-banyaknya dan setarget-targetnya.[]

1 komentar untuk “10+1 Cara Memasarkan Properti yang Pasti Berhasil!”

  1. Ping-kembali: 20 Strategi Bisnis Properti yang Harus Anda Ketahui » Properti Soloraya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *