Cara Bernegosiasi Pembayaran Tanah

Cara Bernegosiasi Pembayaran Tanah

Cara Bernegosiasi Pembayaran Tanah – Saat Anda telah memahami cara bernegosiasi dengan pemilik lahan, kini saatnya bagi Anda untuk memahami bagaimana cara untuk bernegosiasi mengenai cara pembayaran tanah.

Bernegosiasi mengenai pembayaran tanah ini sangat penting karena menyangkut besar kecilnya modal yang nantinya Anda keluarkan.

Jika modal Anda besar tentu tidak masalah, tapi jika modal Anda sangat terbatas Anda harus pandai-pandai bernegosiasi agar pembayaran yang Anda keluarkan bisa seterjangkau mungkin.

Berikut ini cara bernegosiasi mengenai cara pembayaran tanah

1. Tawarkan uang tunai

Saat Anda akan bernegosiasi sebaiknya Anda menyiapkan uang tunai sebagai tanda jadi.

Sebagai contoh ketika Anda mengosiasikan tanah dengan luas satu hektare dengan harga 400.000 rupiah permeter persegi.

Maka nantinya total harga tanah adalah 4.000.000.000 rupiah.

Maka saat negosiasi disepakati, maka langsung saja Anda tawarkan uang tanda jadi semisal 10.000.000 rupiah.

Dengan tanda uang jadi ini biasanya negosiasi lebih banyak berhasil daripada yang menjanjikan uang 40 juta rupiah namun dengan janji pembayaran 2 minggu.

Ini karena uang jadi kerap kali dipandang sebagai tanda ikatan resmi.

2. Berikan deadline

Saat negosiasi berakhir dan Anda tengah mengajukan penawaran, berikan waktu kepada pemilik lahan untuk berpikir dengan diberikan deadline waktu berpikir

Misalnya:

“Itu penawaran terbaik dari kami ya Pak, selanjutnya kami tunggu konfirmasi kesediaan Bapak sampai nanti sore jam 6.00 ya, nanti telepon saja.”

Tambahkan juga sedikit penekanan,

“Setelah jam 6.00 penawaran kami tidak berlaku lagi,”

Nantinya pemilik lahan akan berpikir keras apakah ia akan menerima ataukah menolak.

Tips jika ingin memakai cara ini maka sebaiknya jeda waktu jangan terlalu lama karena jeda waktu yang lama bisa membuat pikiran mereka berubah dan negosiasi malah batal.

3. Bersikap stay cool

Bersikaplah bahwa emilik lahan bukanlah satu-satunya yang bisa Anda dapatkan.

Ini diperlukan supaya pemilik lahan tidak jumawa dan merasa bahwa kitalah yang sangat butuh.

Sikap ini juga diperlukan agar pemilik lahan dapat mengambil keputusan secepatnya.

Caranya adalah coba hubungi pemilik tanah lain yang juga menawarkan tanahnya di hadapan pemilik lahan.

Jika perlu keraskan speaker dan arahkan pada persetujuan.

Saat ia mendengar pembicaraan Anda maka si pemilik lahan akan berpikir bahwa Anda tengah mendapatkan banyak tawaran.

Maka nanti akan timbul kekhawatiran dalam dirinya yang akan membuatnya segera membuat keputusan.

Yang perlu diingat sebelum Anda melakukan negosiasi pembayaran maka pastikan bahwa legalitas dari lahan properti Anda sudah beres.

Hal ini sangat penting agar ke depan semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

4. Buat nyaman

Segala tips negosiasi akan sia-sia saja jika pemilik lahan tidak merasa nyaman.

Karena itulah ilmu komunikasi diperlukan. Buatlah pemilik lahan nyaman dengan Anda. Jangan terlalu memaksa atau menampilkan diri Anda sangat menggebu-gebu.

5. Dengarkanlah apa yang menjadi keinginan pemilik lahan.

Semisal mereka sebenarnya hanya ingin membelikan motor untuk cucunya, nikahan anaknya atau naik haji.

Bertanyalah dalam suasana percakapan yang santai tentang keinginan mereka. Sehingga Anda akan mengetahui apa motivasi mereka menjual tanah.

Setelah tahu apa masalahnya hadirlah di situ tawarkan penyelesaian.

6. Ciptakan kondisi sama-sama menang

Pada dasarnya pembeli atau penjual tak ingin rugi. Karena itulah ciptakan tawaran yang mewujudkan kondisi sama-sama menang.

Misalnya gunakan kalimat semacam ini:

“Baik Pak Haji, saya tidak masalah dengan harga yang disampaikan, saya tidak menawar harganya tapi saya minta tempo pembayaran 1 tahun yah,”

Bukankah tawaran ini cukup menguntungkan bagi Anda maupun si pemilik lahan. Tentunya pastikan Anda akan membayarnya sesuai kesepakatan waktu

7. Fokus pada yang ingin dicapai

Saat bernegosiasi mungkin saja pembicaraan perlu ngalor dan ngidul tapi jangan lupakan mengenai target anda.

Menanggapi apa yang diucapkan pemilik lahan adalah hal yang baik.

Tapi usai memberi empati jangan lupakan fokus tujuan Anda adalah melakukan negosiasi pembayaran.

8. Tawarkan kepengurusan legalitas

Penawaran merngurus legalitas tanah biasanya akan terdengar sangat menarik bagi pemilik lahan yang sudah berusia lanjut atau seseorang yang sibuk.

Karena legalias sangat penting bagi bisnis Anda ke depan, maka memberikan tawaran ini selain menguntungkan Anda juga memudahkan si pemilik lahan.

Misalnya Anda bersedia membiayai pengurusan serifitkat, namun Anda minta konsekuensi berupa Anda tak perlu membayar uang muka tanah yang ada saat ini.

Poin positif dari cara ini adalah jika pemilik lahan setuju maka Anda akan mendapatkan hak untuk mengelola lahan. Tntunya kesepakatan yang dicapai dibuat dengan perjanjian tertulis.

9. Tawarkan Anda mau menanggung kewajibannya

Sebagaimana diketahui, setiap melakukan jual-beli properti kerapkali muncul pajak-pajak dari pihak penjual ataupun pembeli.

Pajak-pajak tersebut harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani.

Nah saat melakukan negosiasi, ada baiknya Anda menawarkan pembayaran pajak ini kepada mereka.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *